AntarSport.com, Jakarta – Kiprah Timnas Vietnam di bawah arahan Kim Sang-sik terus menuai sorotan positif. Sejak resmi dipercaya menangani skuad Golden Star Warriors pada awal Mei 2024, pelatih asal Korea Selatan itu sukses mencatatkan rangkaian prestasi yang mengesankan.
Dalam kurun waktu relatif singkat, Kim Sang-sik telah mempersembahkan tiga trofi bergengsi bagi sepak bola Vietnam. Ia lebih dulu membawa timnas senior Vietnam menjuarai Piala AFF 2024. Setelah itu, Vietnam U-23 tampil sebagai kampiun Piala AFF U-23 2025 yang digelar di Jakarta, usai menundukkan Timnas Indonesia U-23 di partai puncak. Pencapaian terbaru datang dari SEA Games 2025, di mana Vietnam kembali meraih medali emas cabang sepak bola putra.
Pada final SEA Games 2025 yang berlangsung di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, Jumat (18/12/2025), Vietnam U-22 menunjukkan karakter kuat. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, pasukan Kim Sang-sik mampu bangkit dan menuntaskan laga dengan kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah Thailand.
Belum Puas dengan Capaian Saat Ini

Meski telah mengoleksi prestasi membanggakan, Kim Sang-sik menegaskan dirinya belum ingin berpuas diri. Ia justru memandang keberhasilan di SEA Games sebagai pijakan awal untuk target yang lebih besar.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut menyampaikan bahwa kemenangan ini harus menjadi motivasi bagi tim untuk meningkatkan standar permainan. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong para pemain agar terus berkembang dan siap bersaing di level Asia.
Menurutnya, sepak bola Vietnam harus berani menatap tantangan yang lebih tinggi dan tidak hanya puas mendominasi kawasan Asia Tenggara.
Kesuksesan Datang dari Kepercayaan
Kim Sang-sik juga menepis anggapan bahwa keberhasilan Vietnam diraih secara instan. Ia menekankan bahwa kunci utama pencapaian timnya adalah keyakinan dan kepercayaan terhadap pemain.
Ia menyebut tidak pernah meninggalkan prinsip dasarnya sebagai pelatih, yakni memberikan kepercayaan penuh kepada skuad yang dibentuknya. Bagi Kim, sepak bola bukan semata soal taktik, tetapi juga tentang menggali potensi terbaik dari setiap individu dalam tim.
Baginya, menjadi bagian dari perjalanan sejarah sepak bola sebuah negara merupakan kehormatan tersendiri, dan keberhasilan sejati lahir dari proses yang konsisten.
Fokus Hadapi Piala Asia U-23 dan Asian Games

Agenda terdekat Vietnam U-22 adalah tampil di Piala Asia U-23 2026 yang akan digelar di Arab Saudi. Dalam fase grup, Vietnam dijadwalkan menghadapi Yordania pada 6 Januari, disusul laga melawan Kirgistan pada 9 Januari, sebelum menantang tuan rumah Arab Saudi pada 12 Januari.
Selain itu, Kim Sang-sik juga mengarahkan fokus jangka menengah menuju Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan di SEA Games merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen tim, mulai dari staf pelatih hingga para pemain. Menurutnya, persiapan matang, kepercayaan diri, serta kekompakan tim menjadi fondasi utama untuk menghadapi kompetisi yang level persaingannya lebih tinggi.
Sesuai agenda, skuad Vietnam U-22 dijadwalkan kembali berkumpul di Hanoi pada 23 Desember 2025. Pemusatan latihan tersebut menjadi tahap awal persiapan menuju Piala Asia U-23 2026 yang akan menjadi ujian berikutnya bagi proyek besar Kim Sang-sik bersama sepak bola Vietnam.












