Rasmus Hojlund Lempar Pesan Tersirat ke Manchester United Usai Juarai Piala Super Italia Bersama Napoli

Striker asal Denmark itu mencuri perhatian usai mengantar Napoli juara Piala Super Italia dan mengunggah pesan bernada sindiran

Striker asal Denmark itu mencuri perhatian usai mengantar Napoli juara Piala Super Italia dan mengunggah pesan bernada sindiran
Striker asal Denmark itu mencuri perhatian usai mengantar Napoli juara Piala Super Italia dan mengunggah pesan bernada sindiran

AntarSport.com, Jakarta – Nama Rasmus Hojlund kembali menjadi perbincangan publik setelah berperan dalam kesuksesan Napoli menjuarai Piala Super Italia 2025. Selain kontribusinya di atas lapangan, striker asal Denmark tersebut juga mencuri perhatian lewat unggahan di media sosial yang dinilai menyiratkan pesan untuk mantan klubnya, Manchester United.

Usai Napoli memastikan kemenangan 2-0 atas Bologna pada partai final Supercoppa Italiana yang digelar di Riyadh, Hojlund membagikan momen perayaan dengan mengunggah foto dirinya sambil mengangkat trofi juara di Instagram.

Dalam unggahan tersebut, ia menuliskan kalimat singkat, “What a great decision looks like,” yang jika diterjemahkan berarti, “Inilah wujud dari keputusan yang tepat.” Kalimat itu pun langsung memicu spekulasi dan dianggap sebagai sindiran halus kepada Manchester United, klub yang melepasnya ke Napoli dengan status pinjaman pada bursa transfer musim panas lalu.


Napoli Tampil Dominan di Final

Pada laga final yang berlangsung di Al-Awwal Park, Napoli menunjukkan performa solid dan penuh percaya diri. David Neres tampil sebagai bintang kemenangan dengan memborong dua gol ke gawang Bologna.

Pemain sayap asal Brasil tersebut membuka skor pada menit ke-39 melalui sepakan melengkung dari luar kotak penalti. Ia kemudian memastikan kemenangan Napoli di menit ke-57 setelah memanfaatkan kesalahan lawan dan menaklukkan kiper Bologna, Federico Ravaglia, dengan penyelesaian yang tenang.

Trofi ini menjadi gelar Piala Super Italia ketiga dalam sejarah Napoli, sekaligus yang pertama sejak tahun 2014. Kesuksesan tersebut diraih setelah sebelumnya mereka menyingkirkan AC Milan di babak semifinal.

Peran Hojlund di Era Antonio Conte

Hojlund tampil penuh selama laga final, sama halnya dengan Scott McTominay. Gelandang asal Skotlandia itu juga merupakan mantan pemain Manchester United yang kini menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Napoli sejak bergabung pada musim panas 2024.

Baca Juga  Melalui Media Sosial, Timnas Indonesia Soroti Rekam Jejak Mengesankan John Herdman

Di bawah kepemimpinan Antonio Conte, Napoli dinilai memiliki struktur permainan yang lebih rapi dan seimbang. Kondisi tersebut turut membantu Hojlund menemukan kembali ketajamannya sebagai ujung tombak.

Selama memperkuat Manchester United, Hojlund mencatatkan 95 penampilan dengan torehan 26 gol. Namun, ia kerap kesulitan tampil konsisten, salah satunya akibat minimnya dukungan dan suplai bola di lini serang.

Keputusan meninggalkan Old Trafford tak lepas dari kebijakan pelatih Ruben Amorim yang melakukan perombakan tim, termasuk mendatangkan Benjamin Sesko dari RB Leipzig untuk mengisi lini depan.

Kontras Nasib dengan Benjamin Sesko

Situasi Hojlund di Napoli justru berbanding terbalik dengan kondisi Benjamin Sesko di Manchester United. Penyerang yang direkrut dengan nilai sekitar £73,7 juta tersebut belum mampu memberikan dampak signifikan.

Hingga kini, Sesko baru mencetak dua gol dari 14 penampilan, sementara permasalahan produktivitas lini depan Setan Merah masih menjadi sorotan.

Sebaliknya, Hojlund tampil lebih meyakinkan di Italia. Bersama Napoli, ia telah mengoleksi tujuh gol dan tiga assist dari 19 laga di semua ajang.

Capaian tersebut seolah menegaskan makna di balik unggahan media sosialnya, bahwa kepindahan ke Napoli menjadi langkah tepat dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *