AntarSport.com, Jakarta – Keberhasilan Napoli merengkuh gelar Supercoppa Italiana tidak hanya menjadi perayaan bagi publik Naples, tetapi juga memunculkan pesan bernuansa sindiran dari sang pelatih, Antonio Conte, yang diarahkan kepada Manchester United.
Napoli memastikan trofi Supercoppa setelah menundukkan Bologna dengan skor 2-0 pada partai final yang berlangsung Senin malam. Gelar tersebut menjadi trofi kedua yang diraih Napoli sepanjang tahun kalender ini dan menandai progres signifikan di bawah kepemimpinan Conte.
Dalam laga final tersebut, perhatian publik tertuju pada penampilan Rasmus Hojlund. Penyerang asal Denmark itu tampil menonjol dan berkontribusi besar dalam kemenangan Napoli, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci di lini depan.
Selepas pertandingan, Hojlund mengunggah foto bersama trofi Supercoppa melalui akun media sosialnya. Caption singkat yang ia tuliskan, “Inilah pilihan yang tepat,” langsung memicu spekulasi dan dianggap sebagai sindiran halus kepada klub lamanya, Manchester United.
Pernyataan Conte Usai Laga
Nuansa sindiran itu semakin menguat ketika Antonio Conte memberikan komentar dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Meski fokus memuji performa timnya, Conte turut melontarkan pernyataan yang dinilai menyentil keputusan Manchester United terkait pengelolaan pemain.
“Melihat jumlah peluang yang kami ciptakan, seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” kata Conte.
Ia menilai Napoli tampil dominan di berbagai aspek permainan. Menurutnya, gol pembuka tercipta dari momen individual berkualitas tinggi, sementara gol berikutnya merupakan hasil skema yang disiapkan dengan matang untuk menekan pertahanan lawan.
Sindiran Terkait Mantan Klub

Conte kemudian menyinggung perjalanan karier Hojlund dan Scott McTominay saat masih berseragam Manchester United.
“Hojlund dan McTominay tidak berkembang di Manchester United, dan tentu ada alasan di balik itu, terutama jika melihat pekerjaan yang kami lakukan bersama staf pelatih,” ujar Conte.
Pelatih berusia 55 tahun tersebut menegaskan bahwa filosofi kepelatihannya berfokus pada pengembangan pemain secara menyeluruh.
“Saya selalu berusaha meningkatkan pemahaman pemain terhadap permainan dan membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih kuat. Dari pengalaman saya, pemain yang bekerja bersama saya biasanya berkembang, baik dari sisi teknik, taktik, maupun mental,” tambahnya.
Meski mengakui Napoli belum sepenuhnya tajam saat menghadapi lawan kuat, Conte tetap puas dengan penampilan timnya. Ia mengaku bangga melihat perkembangan skuad yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan signifikan.












