Transfer Mateo Kovacic yang Paling Membuat Luka Modric Terpukul

Kepergian Mateo Kovacic pada 2018 menjadi momen emosional yang tak pernah dilupakan Luka Modric selama kariernya di Real Madrid.

Transfer Mateo Kovacic yang Paling Membuat Luka Modric Terpukul
Transfer Mateo Kovacic yang Paling Membuat Luka Modric Terpukul

AntarSport.com, Jakarta – Selama lebih dari satu dekade mengenakan seragam Real Madrid, Luka Modric telah merasakan hampir semua sisi kehidupan pesepak bola: trofi, kejayaan, hingga perpisahan yang tak selalu mudah. Namun di antara banyak momen, ada satu keputusan transfer yang paling menggores perasaannya.

Peristiwa itu terjadi pada 2018, ketika Mateo Kovacic resmi meninggalkan Santiago Bernabeu. Bagi Modric, kepindahan sang gelandang bukan sekadar perubahan komposisi tim, melainkan kehilangan sosok penting dalam hidupnya.

Kovacic bukan hanya partner di lini tengah atau sekadar sesama pemain Kroasia. Ia adalah figur yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Modric sepanjang perjalanan mereka di Real Madrid.

Sosok Kovacic yang Tak Tergantikan di Mata Modric

Modric dan Kovacic bermain berdampingan selama tiga musim. Dalam periode itu, Real Madrid selalu menutup musim dengan gelar Liga Champions. Meski kerap menjadi pilihan kedua di skuad utama, peran Kovacic tidak pernah dianggap kecil oleh Modric.

Dalam sebuah wawancara podcast, Modric mengungkapkan betapa beratnya menerima kepergian kompatriotnya tersebut. Ia menyebut Kovacic sebagai pemain yang memiliki kualitas luar biasa, bahkan menurutnya termasuk yang terbaik di skuad saat itu.

Modric menilai bahwa meskipun tidak selalu menjadi pusat perhatian, Kovacic sering tampil gemilang dan berkontribusi besar dalam pertandingan-pertandingan penting.

Chemistry yang Terbawa hingga Tim Nasional

Hubungan keduanya tidak berhenti setelah Kovacic meninggalkan Madrid. Di level internasional, Modric dan Kovacic tetap menjadi fondasi utama tim nasional Kroasia.

Keduanya berperan besar membawa Kroasia ke partai puncak Piala Dunia 2018. Empat tahun berselang, mereka kembali mencatatkan prestasi dengan meraih posisi ketiga di ajang yang sama di Qatar.

Modric mengungkapkan bahwa kedekatan mereka justru semakin kuat setelah berpisah di klub. Sejak awal bergabung di tim nasional, mereka telah membangun chemistry yang bertahan hingga kini.

Baca Juga  Salah hingga Drogba: 7 Bintang Afrika Terhebat yang Tak Pernah Mengangkat Trofi Piala Afrika

Menurut Modric, biasanya hubungan antar pemain bisa merenggang setelah berpisah klub, namun dengan Kovacic, hal itu tak terjadi. Justru ikatan mereka berkembang menjadi persahabatan yang lebih solid, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *