AntarSport.com, Jakarta – AS Roma sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Como di Stadion Olimpico, Selasa (16/12/2025) dini hari WIB. Pelatih Giallorossi, Gian Piero Gasperini, menilai laga tersebut sebagai performa terbaik timnya ketika bermain di kandang sepanjang musim ini.
Gol penentu kemenangan dicetak oleh Wesley Franca usai memaksimalkan umpan matang dari Matías Soulé. Penampilan Soulé yang menonjol bahkan mendapat apresiasi dari pelatih Como, Cesc Fabregas, yang mengakui kualitas permainan sang pemain muda.
Tambahan tiga poin ini terasa krusial bagi Roma yang sebelumnya sempat berada dalam tekanan setelah mengalami dua kekalahan beruntun di ajang Serie A.
Pada pertandingan tersebut, Roma tampil dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Permainan agresif dan dominasi penguasaan bola menjadi kunci keberhasilan tuan rumah meredam perlawanan Como di depan publik Olimpico.
Pertahanan Kokoh, Peluang Terus Mengalir

Gasperini memberikan perhatian khusus pada kekuatan lini belakang timnya. Hingga pekan ke-15 Serie A, Roma baru kebobolan delapan gol, catatan yang menjadikan mereka sebagai salah satu tim dengan pertahanan paling solid di kompetisi musim ini.
Menariknya, Roma selalu mampu menjaga keunggulan setiap kali berhasil mencetak gol lebih dulu, sebuah indikator penting dari kedewasaan permainan tim.
Tak hanya solid bertahan, Roma juga menunjukkan perkembangan signifikan dalam membangun serangan. Pada laga melawan Como, Giallorossi menciptakan sejumlah peluang berbahaya yang berpotensi menambah keunggulan. Meski demikian, Gasperini menilai efektivitas di penyelesaian akhir masih perlu terus dibenahi.
Bidik Empat Besar, Tetap Incar Lebih
Kemenangan ini membuat AS Roma semakin mantap menempati posisi keempat klasemen sementara Serie A, sekaligus memperkecil selisih poin dengan para pesaing di papan atas.
Roma kini hanya tertinggal satu poin dari Napoli, dua poin dari AC Milan, serta tiga poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen.
Meski berada di jalur zona Liga Champions, Gasperini menegaskan bahwa dirinya tidak ingin timnya cepat berpuas diri.
“Saya tidak pernah merasa puas terlalu cepat. Namun tentu akan menjadi pencapaian besar jika kami mampu finis di empat besar,” ungkapnya.
Menurut Gasperini, kunci utama Roma adalah menjaga konsistensi performa serta mentalitas kerja keras di setiap pertandingan. Ia juga menepis anggapan bahwa Roma tidak memiliki peluang bersaing dalam perebutan gelar juara.
Meski mengakui beberapa rival memiliki skuad yang lebih mewah, Gasperini menilai Roma unggul dari segi kebersamaan, etos kerja, dan semangat juang, faktor yang membuat Giallorossi menjadi lawan tangguh bagi siapa pun musim ini.












