Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia

Sanksi FIFA akibat pelanggaran pemain naturalisasi membuat poin Harimau Malaya tergerus dan posisinya di ranking dunia merosot tajam.

Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia
Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia

AntarSport.com, Jakarta – Posisi Timnas Malaysia di ranking FIFA mengalami penurunan signifikan setelah Federasi Sepak Bola Dunia menjatuhkan sanksi pembatalan hasil pertandingan. Hukuman ini merupakan buntut dari kasus pelanggaran administrasi terkait pemain naturalisasi.

Tiga hasil pertandingan internasional yang sebelumnya dimenangkan oleh skuad Harimau Malaya resmi dianulir. Laga-laga tersebut terjadi saat Malaysia berhadapan dengan Cape Verde, Palestina, dan Singapura. Dampaknya, akumulasi poin Malaysia di ranking FIFA menyusut cukup besar.

Berdasarkan rilis pembaruan peringkat FIFA yang diumumkan pada Senin (22/12/2025), tim asuhan Peter Cklamovski harus rela turun lima tingkat. Malaysia kini menempati posisi ke-121 dunia, sebuah kemerosotan dari peringkat sebelumnya.

Situasi ini membuat jarak Malaysia dengan Timnas Indonesia semakin tipis. Dalam update terbaru tersebut, skuad Garuda berada tepat di bawah Malaysia dan terus membayangi posisi rival regionalnya di Asia Tenggara.

Poin FIFA Terpangkas Signifikan

Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia
Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia

Pembatalan tiga kemenangan internasional berdampak langsung pada perolehan poin FIFA Malaysia. Sebelumnya, Harimau Malaya berada di peringkat ke-116, namun kini harus turun drastis akibat kehilangan lebih dari 20 poin.

Media lokal Malaysia melaporkan bahwa total poin Malaysia saat ini berada di angka 1.145,89. Jumlah tersebut menurun dibandingkan raihan sebelumnya yang mencapai sekitar 1.168 poin.

Selain memengaruhi peringkat dunia, keputusan FIFA ini juga memutus catatan positif Malaysia yang sempat mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang tahun kalender.

Sanksi Resmi dari FIFA

Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia
Imbas Pembatalan Tiga Laga, Peringkat FIFA Malaysia Terjun Bebas dan Kini Berdekatan dengan Indonesia

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi bahwa hukuman tersebut diumumkan secara resmi pada Rabu (17/12/2025). Keputusan itu diambil setelah Komite Disiplin FIFA melakukan sidang terkait penggunaan pemain yang tidak memenuhi persyaratan administratif.

Dalam pernyataan resminya, FAM menyebut bahwa mereka dinyatakan melanggar regulasi FIFA karena menurunkan pemain yang status kelayakannya tidak sah dalam pertandingan internasional.

Baca Juga  Pesan untuk Timnas Indonesia U-22 Jelang Tampil di SEA Games 2025: Tetap Santai, Jangan Tertekan Status Juara

Sebelumnya, FIFA juga telah menjatuhkan sanksi tambahan kepada FAM dan sejumlah pemain naturalisasi. Selain denda finansial, para pemain terkait mendapat hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.

Tiga Pertandingan Dinyatakan Tidak Sah

Berdasarkan laporan FIFA, terdapat tiga laga internasional kategori Tier 1 yang dinilai bermasalah. Seluruh pertandingan tersebut berlangsung dalam periode FIFA Matchday dan melibatkan pemain yang tidak memenuhi ketentuan.

Pertandingan pertama adalah laga melawan Cape Verde yang digelar di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur pada 29 Mei 2025. Selanjutnya, kemenangan 2-1 atas Singapura di Stadion Nasional Bukit Jalil juga dinyatakan tidak berlaku. Laga ketiga adalah kemenangan tipis 1-0 atas Palestina yang berlangsung di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, pada 8 September 2025.

Dengan pembatalan hasil tersebut, Malaysia harus menerima konsekuensi besar baik dari sisi prestasi maupun posisi di panggung sepak bola internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *