John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Nilai Garuda Mulai dari Awal Lagi

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Nilai Garuda Mulai dari Awal Lagi
John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Nilai Garuda Mulai dari Awal Lagi

AntarSport.com, Jakarta – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia mendapat sorotan dari berbagai kalangan, termasuk dari Malaysia. Salah satu yang memberikan pandangan adalah Raja Isa Raja Akram Syah, pelatih asal Malaysia yang cukup lama berkecimpung di sepak bola Asia Tenggara.

PSSI secara resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia untuk menggantikan Patrick Kluivert pada Sabtu (3/1/2026). Keputusan ini diambil setelah federasi melakukan proses seleksi yang cukup ketat dan terukur, termasuk mengirim perwakilan ke Eropa guna melakukan wawancara langsung serta uji kelayakan terhadap kandidat pelatih.

Dari sejumlah nama yang diseleksi, Herdman akhirnya dipercaya memimpin skuad Garuda. Pelatih asal Inggris itu dikenal berkat pencapaiannya membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022 Qatar, sebuah prestasi yang membuat publik Indonesia menaruh harapan besar kepadanya.

Meski demikian, Raja Isa mengingatkan agar ekspektasi publik tidak diletakkan terlalu tinggi sejak awal. Menurutnya, kehadiran pelatih baru menandakan dimulainya kembali proses pembangunan tim.

“Kalau saya boleh berpendapat, sepak bola Indonesia sekarang seperti memulai ulang dari titik nol. Jadi semua pihak, baik federasi maupun pendukung, perlu bersabar. Jangan langsung berharap hasil instan, biarkan proses berjalan secara alami,” ujar Raja Isa.

Adaptasi Jadi Kunci bagi Herdman

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Nilai Garuda Mulai dari Awal Lagi

Lebih lanjut, Raja Isa menilai bahwa fase awal kepemimpinan John Herdman di Timnas Indonesia tidak akan mudah. Adaptasi terhadap karakter pemain, atmosfer sepak bola nasional, hingga tekanan publik disebutnya sebagai tantangan tersendiri.

“Pelatih baru menangani tim baru itu pasti butuh waktu. Kalau nanti ada hasil kurang memuaskan atau kekalahan, itu hal yang lumrah. Sepak bola selalu melalui proses, tidak mungkin selalu menang,” tegasnya.

Baca Juga  Alasan Batalnya Naturalisasi Jairo Riedewald untuk Timnas Indonesia: Peluang Menang Tipis, Biaya Tinggi

Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam menyikapi perjalanan Timnas Indonesia ke depan. Menurutnya, tuntutan berlebihan justru bisa menjadi beban tambahan bagi tim dan pelatih.

PSSI Diminta Konsisten dan Tidak Intervensi Teknis

John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Nilai Garuda Mulai dari Awal Lagi

Dalam pandangannya, peran PSSI juga sangat krusial, terutama dalam menjaga komunikasi dengan publik. Raja Isa menilai sebagian suporter masih terjebak dalam romantisme masa kepelatihan Shin Tae-yong, yang menurutnya merupakan hal wajar.

“Dulu Shin Tae-yong juga tidak langsung sukses. Di awal kepemimpinannya, Timnas Indonesia banyak mengalami kekalahan. Itu bagian dari proses yang sering dilupakan,” katanya.

Pelatih berdarah Bugis tersebut menegaskan bahwa PSSI harus konsisten dengan rencana jangka panjang yang telah disusun. Ia juga menyarankan agar federasi tidak mencampuri urusan teknis di lapangan.

“PSSI cukup menyusun peta jalan, memantau kinerja, dan memberi kepercayaan penuh. Biarkan John Herdman bekerja dengan tenang tanpa intervensi teknis. Dengan pengalaman yang dimilikinya, saya yakin dia tahu apa yang harus dilakukan untuk Timnas Indonesia,” pungkas Raja Isa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *