AntarSport.com, Jakarta – PSSI pernah mencuri perhatian publik lewat acara perkenalan pelatih yang dikemas secara istimewa. Momen tersebut terjadi pada Minggu, 12 Januari 2025, ketika federasi secara resmi memperkenalkan Patrick Kluivert sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Denny Landzaat juga dikenalkan kepada publik sebagai bagian dari tim kepelatihan.
Prosesi perkenalan itu berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, salah satu hotel mewah yang berlokasi tak jauh dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sejak awal, acara tersebut dirancang dengan konsep eksklusif dan penuh kemegahan.
Suasana semakin semarak dengan penampilan penyanyi Andien yang turut menghibur para tamu undangan, termasuk Patrick Kluivert serta ratusan jurnalis yang hadir. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara simbolis menyerahkan jersey merah Timnas Indonesia kepada Kluivert. Tak hanya itu, pelatih asal Belanda tersebut juga menerima peci hitam sebagai simbol identitas dan budaya Indonesia.
Sorotan Publik

Perkenalan Patrick Kluivert kala itu menjadi perbincangan luas. Antusiasme publik meningkat karena Timnas Indonesia sedang berada dalam sorotan berkat performa yang menunjukkan perkembangan positif.
Lebih dari 100 awak media menghadiri acara tersebut, bukan hanya dari media olahraga, tetapi juga media umum. Kehadiran mereka menegaskan besarnya perhatian terhadap langkah PSSI mendatangkan nama besar seperti Kluivert.
“Hal terpenting bagi saya adalah menghadirkan hasil dan memberikan dampak nyata,” ujar Patrick Kluivert kepada media saat sesi perkenalan berlangsung.
Akankah Terulang?

Namun, perjalanan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia tidak berlangsung lama. PSSI secara resmi mengakhiri kerja sama dengan mantan striker Barcelona itu pada Oktober, menyusul kegagalan Skuad Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026.
Kini, publik kembali menanti pengumuman pelatih baru. Sejumlah nama mencuat, dengan John Herdman disebut-sebut sebagai kandidat terkuat yang tinggal menunggu waktu untuk diumumkan secara resmi.
Situasi ini memunculkan pertanyaan menarik: apakah PSSI akan kembali menggelar acara perkenalan spektakuler seperti saat menyambut Patrick Kluivert? Atau justru memilih konsep yang lebih sederhana untuk pelatih anyar Timnas Indonesia?












