Christian Pulisic: Sempat Terbaring Demam, Kini Jadi Penentu Kemenangan AC Milan

Christian Pulisic: Sempat Terbaring Demam, Kini Jadi Penentu Kemenangan AC Milan
Christian Pulisic: Sempat Terbaring Demam, Kini Jadi Penentu Kemenangan AC Milan

AntarSport.com, Jakarta — Christian Pulisic mengungkapkan bahwa kondisinya sempat drop dua hari sebelum laga. Ia bahkan tertidur hampir sepanjang hari karena demam tinggi, namun justru tampil sebagai penentu kemenangan AC Milan atas Torino dengan skor 3-2 pada lanjutan Liga Italia 2025/2026, Selasa (09/12/2025) dini hari WIB.

Winger Timnas Amerika Serikat itu sejatinya belum masuk daftar pemain hingga Senin sore waktu setempat. Ia masih terbaring lemah karena sakit, dan baru bergabung bersama skuad beberapa jam menjelang pertandingan dimulai.

Meski kondisinya belum 100 persen, Pulisic masuk dari bangku cadangan dan menjadi pembeda. Dua gol yang ia lesakkan membantu Rossoneri membalik keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi kemenangan dramatis 3-2.


“Dua Hari Lalu Saya Tak Berdaya di Tempat Tidur”

Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Pulisic mengaku sempat ragu apakah dirinya bisa bermain.

“Dua hari lalu saya benar-benar tak enak badan dan banyak tidur karena demam. Namun hari ini saya merasa jauh lebih baik dan saya bahagia bisa turun ke lapangan untuk membantu tim,” ujarnya.

“Saya sendiri tidak yakin kemarin apakah bisa tampil, tetapi begitu bangun pagi kondisi saya jauh membaik. Jujur saja, kemenangan ini jauh lebih berarti bagi saya dibandingkan dua gol tersebut.”


Musim Minim Menit Bermain, Justru Lebih Produktif

Christian Pulisic: Sempat Terbaring Demam, Kini Jadi Penentu Kemenangan AC Milan
Christian Pulisic: Sempat Terbaring Demam, Kini Jadi Penentu Kemenangan AC Milan

Menariknya, Pulisic mendapatkan waktu bermain yang lebih sedikit musim ini karena masalah cedera. Meski demikian, efektivitasnya justru meningkat. Ia telah mencatatkan tujuh gol hanya dari sembilan laga Serie A.

“Musim ini terasa berbeda. Saya ingin terus meningkatkan kondisi fisik. Kami akan menjalani laga demi laga dan melihat di mana kami berakhir nanti,” katanya.

Kemenangan ini menjaga AC Milan tetap di puncak klasemen bersama Napoli, unggul satu poin dari Inter Milan. Hasil tersebut juga menjadi pelipur lara usai tersingkirnya Milan dari Coppa Italia melawan Lazio tengah pekan lalu.

Baca Juga  Cristian Chivu Nilai Gelar Paruh Musim Inter Milan Tak Signifikan

Gol Indah Adrien Rabiot

Selain dua gol Pulisic, Adrien Rabiot juga mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan jarak jauh kaki kiri yang spektakuler.

Rabiot menilai timnya memperlihatkan reaksi positif setelah tertinggal dua gol.

“Kami memulai pertandingan dengan buruk, tetapi setelah pertengahan babak pertama permainan kami mulai membaik. Di ruang ganti kami sepakat tampil lebih agresif di babak kedua,” tutur Rabiot.

“Perubahan ritme langsung terlihat. Masuknya Pulisic memberi dampak besar. Laga seperti ini bisa menjadi titik balik musim.”

Ia menegaskan bahwa Milan perlu menghindari kebiasaan memulai pertandingan dengan lambat.

“Kami menunjukkan mentalitas yang kuat, tetapi tidak mungkin selalu bangkit dari tertinggal 0-2 untuk menang 3-2. Kami harus meningkatkan fokus sejak awal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *